Inspirasi
Anak Prajurit TNI AU Raih Juara Olimpiade Sains Nasional, Bukti Ketangguhan Keluarga di Tengah Keterbatasan
Seorang anak prajurit TNI AU meraih medali emas Olimpiade Sains Nasional berkat kegigihan belajar dari buku bekas dan dukungan keluarga di tengah keterbatasan. Prestasi ini menjadi bukti ketangguhan keluarga prajurit, yang kemudian mendapat apresiasi berupa beasiswa penuh dari TNI AU. Kisah Adrian mengajarkan bahwa keterbatasan bisa menjadi panggung untuk bersinar.
Di sudut sederhana kawasan Lanud, di rumah dinas kecil berdinding tipis yang sering dihiasi suara mesin pesawat, ada cerita tentang mimpi yang tak pernah surut. Seorang anak dari prajurit TNI AU, yang sehari-harinya melihat sang ayah bergelut dengan peralatan teknis di Skadron Teknik 022, diam-diam menanam benih prestasi di meja belajarnya yang juga berfungsi sebagai tempat menyimpan buku-buku bekas. Adrian, begitu kita sebut saja remaja kelas 2 SMP itu, baru saja mengguncang Olimpiade Sains Nasional di Jakarta awal Juli lalu. Medali emas yang disandangnya bukanlah hasil kursi mahal, melainkan buah kegigihan belajar dari buku-buku usang sumbangan tetangga. Sang ibu, dengan mata berkaca-kaca, menceritakan bagaimana putranya memanfaatkan bimbingan daring gratis dari komunitas relawan pendidikan. “Kami tak mampu les privat, mas. Tapi Adrian tidak pernah mengeluh. Dia justru makin semangat, seolah kekurangan itu jadi bahan bakarnya,” tutur sang ibu, yang setiap hari berbagi peran antara mengasuh adik-adik Adrian dan mengurus rumahtangga.
Entitas yang disebut
Organisasi: TNI AU, Skadron Teknik 022, Dinas Potensi Dirgantara, komunitas relawan pendidikan
Lokasi: Jakarta