Keluarga

Istri Prajurit TNI AL di Surabaya Sukses Rintis UMKM dengan Dukungan Koperasi Kodam

04 Juni 2026 Surabaya 5 views

Dina, istri seorang prajurit TNI AL di Surabaya, membuktikan bahwa kemandirian di tengah keterbatasan bisa diraih melalui wirausaha. Bermodal hobi memasak, ia kini sukses mengembangkan usaha keripik singkong yang bahkan telah dipasok ke beberapa toko oleh-oleh. Motivasi terbesarnya adalah kondisi suami yang sering berlayar dan jarang di rumah, mendorongnya untuk produktif dan membantu perekonomian keluarga.

Kesuksesan Dina tidak lepas dari dukungan koperasi TNI AL yang memberikan pinjaman modal ringan serta pelatihan manajemen usaha. Di tengah aktivitas mengurus dua anak, ia menemukan kepuasan batin dari usaha yang dijalankannya. Saat suami pulang bertugas, mereka selalu meluangkan waktu berkualitas bersama. Kisah inspiratif ini menjadi contoh bagi istri prajurit lainnya bahwa di balik berbagai keterbatasan, selalu ada peluang untuk berkembang dan mandiri.

Istri Prajurit TNI AL di Surabaya Sukses Rintis UMKM dengan Dukungan Koperasi Kodam
{ "konten_html": "

Di balik kokohnya kapal-kapal perang yang menjaga lautan Indonesia, ada kisah-kisah sunyi tentang ketangguhan para istri yang menanti di dermaga hati. Dina, istri seorang prajurit TNI Angkatan Laut di Surabaya, adalah salah satu dari mereka. Suaminya kerap berlayar berbulan-bulan, meninggalkan Dina sendiri mengurus dua anak yang masih kecil. Namun, alih-alih tenggelam dalam kesepian, Dina memilih menyalakan api semangat di dapur mungilnya: memproduksi keripik singkong renyah yang kini menjadi buah tangan favorit di kota Pahlawan.

Berawal dari Hobi, Bertahan demi Keluarga

“Suami saya jarang di rumah, jadi saya harus bisa mandiri,” tutur Dina, dengan mata berbinar saat mengenang awal usahanya. Kegemarannya memasak camilan untuk anak-anak berubah menjadi ide bisnis saat ia menyadari potensi camilan tradisional di pasar oleh-oleh. Dengan modal seadanya, ia mulai menitipkan keripik singkong buatannya ke warung-warung kecil. Tak disangka, responnya luar biasa. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah membuat banyak orang ketagihan. Kini, produk Dina sudah dipasok ke beberapa toko oleh-oleh besar di Surabaya. Namun, di balik keberhasilan itu, ada perjalanan emosional yang tak selalu mudah. Dina masih ingat malam-malam panjang ketika ia harus menyelesaikan pesanan sambil menemani anak belajar, atau saat hatinya gundah karena suami tak bisa dihubungi di tengah tugas operasi. “Saya ingin anak-anak melihat bahwa ibunya juga bisa berjuang, tidak hanya ayah mereka,” kenangnya dengan suara yang sedikit bergetar.

Koperasi Prajurit: Tangan Hangat di Saat Tepat

Perjalanan Dina tidak sendirian. Koperasi di lingkungan TNI AL hadir sebagai penyangga yang sangat berarti. Melalui program pinjaman modal ringan dan pelatihan manajemen usaha, Dina—bersama puluhan istri prajurit lainnya—mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan UMKM mereka. “Bantuan dari koperasi bukan cuma soal uang, tapi mereka juga mengajarkan kami cara mencatat keuangan, mengemas produk dengan menarik, sampai strategi pemasaran sederhana. Ini yang membuat kami tidak takut mencoba,” jelas Dina. Semangat belajar itu menjalar ke aspek lain dalam hidupnya. Kini, ia tak hanya cakap di dapur, tetapi juga lihai menghitung margin keuntungan dan membangun relasi dengan pemilik toko. Yang lebih penting, ia merasakan kepuasan batin karena bisa ikut membantu perekonomian keluarga, bahkan saat suami sedang tidak di rumah. Rasa bangga itu menular ke suaminya. “Setiap kali video call, suami selalu bilang dia kagum. Itu jadi energi besar buat saya,” ujar Dina, sembari tersenyum.

Saat sang suami akhirnya pulang dari berlayar, Dina sengaja mengurangi ritme kerjanya. Waktu berkualitas bersama menjadi prioritas yang tak bisa ditawar. Menonton film bersama, memasak sarapan istimewa, atau sekadar bercerita sambil bergandengan tangan di teras rumah—semua itu menjadi pengobat rindu dan pengingat mengapa pengorbanan ini layak dijalani. Kisah Dina adalah cermin bagi banyak istri prajurit lainnya: bahwa di balik keterbatasan, selalu ada ruang untuk tumbuh. Dan di balik setiap keripik singkong yang ia kemas rapi, tersimpan bukan hanya resep warisan, melainkan juga doa-doa untuk keselamatan suami tercinta, serta harapan bahwa keluarga kecil mereka akan selalu dipeluk oleh cinta dan ketahanan yang mereka bangun bersama.

", "ringkasan_html": "

Dina, istri seorang prajurit TNI AL, sukses mengembangkan UMKM keripik singkong di Surabaya berkat dukungan koperasi. Di tengah kesendirian saat suami berlayar, ia menemukan kemandirian dan kepuasan batin dengan membantu ekonomi keluarga. Kisahnya menjadi inspirasi tentang kekuatan cinta, pengorbanan, dan peluang yang tumbuh justru di saat-saat menanti.

" }

Entitas yang disebut

Orang: Dina

Organisasi: TNI AL, Koperasi TNI AL

Lokasi: Surabaya

Bacaan terkait

Artikel serupa