Keluarga
Peran Istri Prajurit Menguat dalam Usia ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana
Peringatan 80 tahun Persit Kartika Chandra Kirana menjadi momen refleksi atas peran sunyi para istri prajurit. Dukungan mereka menjaga stabilitas emosi suami saat bertugas, meski harus berjuang sendiri merawat keluarga dan meredam rindu. Kini, organisasi ini terus menjadi ruang saling menguatkan bagi sesama istri yang paham arti pengabdian tanpa tanda jasa.
Di balik seragam loreng yang gagah dan langkah tegap para prajurit, selalu ada sosok yang jarang tersorot kamera—perempuan-perempuan tangguh yang memilih mencintai dengan cara yang tak biasa. Mereka adalah istri prajurit, yang dalam sunyi menjaga rumah, membesarkan anak, dan menyimpan rindu dalam-dalam setiap kali sang suami berangkat menjalankan tugas negara. Di Makorem 084/Bhaskara Jaya, Surabaya, peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) baru saja digelar bukan sebagai seremoni kosong, melainkan sebagai pengakuan tulus bahwa dukungan seorang istri adalah fondasi yang tak tergantikan bagi stabilitas mental seorang prajurit. Delapan dekade sudah organisasi ini berdiri, menjadi rumah kedua bagi perempuan-perempuan yang paham betul arti pengorbanan yang tak selalu berbalas medali.
Entitas yang disebut
Orang: Kohir, Nilam Kohir
Organisasi: Persit Kartika Chandra Kirana, Korem 084/Bhaskara Jaya, Persit KCK Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya, TNI AD, PD V/Brawijaya
Lokasi: Makorem 084/Bhaskara Jaya, Surabaya